Jika kamu rendah hati, tak ada satupun yang dapat mengusikmu; baik itu pujian maupun makian, sebab kamu tahu siapa dirimu sebenarnya.

Tuesday, May 3, 2011

Yayasan Baby Sitter

Baby sitter sepertinya sudah merupakan kebutuhan bagi keluarga yang kedua orang tuanya bekerja. Mau tak mau sang anak kecil yang ditinggalkan harus ada yang menemani. Bersyukur bila memiliki sang orang tua memiliki orang tua (kakek/neneknya) yang bisa direpotkan dengan menitipkan si anak pada mereka. Namun, jika tak tega menitipkannya pada orang tua (kakek/neneknya), yah mau tak mau baby sitter sepertinya adalah suatu keharusan.

Menggaji baby sitter memang bukan perkara keluar uang sedikit. Dari mulai administrasi pengambilan di yayasan, uang cuti, uang seragam dan sepatu, sampai gajinya per bulan yang cukup lumayan menyita pos pengeluaran bulanan. Seringkali karena kondisi ini, sebagian ibu-ibu yang anaknya sudah beranjak sedikit bocah (biasanya sekitar umur 2 tahun), tidak lagi menggunakan jasa baby sitter namun menggantinya dengan PRT alias Pembantu Rumah Tangga.

Saya termasuk salah satu dari sekian banyak ibu-ibu yang pernah repot mencari baby sitter. Berkelana dari ujung Jakarta ke ujung Jakarta lainnya, menelpon yayasan sana sini, sampai melakukan interview kepada si calon baby sitter. Berikut saya bagikan tipsnya untuk teman-teman yang sedang berniat mencari baby sitter. Ada beberapa referensi yayasan baby sitter. Kalau untuk referensi yayasan ini, saya dapat dari sebuah blog "Anita" yang saya sortir berdasarkan pengalaman saya berkontak dengan yayasan-yayasan ini. Bisa dibilang, yayasan-yayasan yang saya tuliskan disini adalah yayasan yang saya rekomendasikan karena baiknya manajemen, bertanggung jawabnya manajemen, keramahan manajemen, dan sebagainya.

1. Yayasan Fransiskus Asisi (Menteng Dalam, Tebet)
Yayasan ini highly recommended. Selain manajemennya yang sangat disiplin, yayasan ini juga sangat selektif dalam meluluskan anak didiknya. Pelatihan itu benar-benar ada. Karena bukan sedikit yayasan yang mengaku melatih namun ijazahnya palsu. Uang administrasinya pun standard (sekitar Rp700-900 ribu) dan perlakuannya fair. Namun karena bagusnya yayasan ini, untuk mendapatkan baby sitter dari yayasan ini, saya anjurkan untuk menelponnya setiap hari setiap pagi karena stoknya cepat sekali habis bahkan kosong.
Telp. 021-8280642

2. Yayasan More Fransiska (Klender, Jakarta Timur)
Yayasan ini saya rekomendasikan karena manajemennya yang kooperatif dan uang administrasinya yang masuk akal (Rp300 ribu). Namun moms perlu interview mendalam dengan baby sitternya untuk mengetahui tingkat kepandaian baby sitter tersebut dalam menangkap perintah moms nantinya. Tidak bisa dipungkiri bahwa setiap yayasan punya segmen kelas target marketnya.
Telp. 021-8618205

3. Yayasan LPK Ibunda (Depok)
Yayasan ini termasuk yayasan yang kooperatif, ramah, dan disiplin. Namun uang adminnya adalah dibayarkan per 6 bulan (Rp600 ribu) atau per tahun (Rp900 ribu). Pelatihan benar-benar ada. Untuk kelulusan, setiap baby sitter wajib menjalankan masa praktek kerja di RSUD (rumah sakit).
Telp. 021-70641434

4. Yayasan Fitria (Depok)
Pemilik yayasan ini orangnya terbuka dan komunikatif. Uang administrasinya masuk akal (Rp750 ribu).
Telp. 021-7755475


Masih ada beberapa yayasan lainnya yang bisa dicoba juga sebagai alternatif:

1. Yayasan Pelita Kasih (Bintaro, Jakarta Selatan)
Uang administrasi Rp850 ribu. Telp 021-7455757

2. Yayasan Putri Pertiwi (Bintaro, Jakarta Selatan)
Uang administrasi Rp900 ribu. Telp 021-7364364

3. Yayasan Karya Kasih (Pondok Bambu, Jakarta Timur)
Uang administrasi Rp750 ribu. Telp 021-8612855


Namun perlu saya tekankan bahwa sebaik apapun sebuah yayasan, interview terhadap calon baby sitter yang akan kita ambil sangatlah perlu untuk mengetahui kepribadiannya dan kecocokan karakternya dengan anak kita. Pada artikel berikutnya, saya akan sampaikan beberapa tips berdasarkan buku yang saya baca juga berdasarkan pengalaman saya ketika mempraktekkannya.


Saya juga memiliki satu pengalaman dengan salah seorang baby sitter. Saya bagikan disini untuk teman-teman agar jangan sampai teman-teman mengalami apa yang saya alami dengan baby sitter ini. Anak ini termasuk cantik dan cerdas. Ia juga tidak gaptek (gagap teknologi_red.). Sayang, kecantikan dan kecerdasannya dipergunakan untuk hal yang tidak benar. Selain pandai berbohong, mencuri uang&perhiasan, dan mengarang cerita, ternyata ia juga adalah seorang pelacur. Anak ini sering jalan dengan om-om yang dikampungnya. Bahkan ia berani meminta ijin untuk pulang kampung dengan alasan ibunya meninggal karena kecelakaan; padahal itu sama sekali tidak benar. Ia justru sedang bermalam dengan om-om di Puncak saat ia bilang ibunya meninggal. Ia bahkan juga berani mencuri tidak hanya di rumah saya, tapi juga di rumah orang tua saya, tante saya, dan mertua saya. Semua disaat yang berdekatan. Semua ini terkuak karena pada akhirnya saya memiliki cukup bukti untuk menuduhnya dan mengeluarkan ia dari rumah saya. Yayasannya pun men-drop-out dia karena terbukti benar semua hal yang buruk tentangnya tersebut. Ketika ia pun pada akhirnya mengakui perbuatannya, ia mengatakannya tanpa penyesalan dan tanpa mimik wajah yang takut. Artinya, anak ini sudah menahun melakukan perbuatannya. Ia sudah sangat terbiasa melakukannya. Mohon para mommy berhati-hati terhadap orang ini. Berikut adalah nama dan fotonya agar para mommy jangan sampai terjebak ke lubang yang sama dengan saya.

TRI SETYANINGRUM

Buat saya, yang paling penting bukan seberapa banyak harta yang hilang karena ulah anak ini. Tapi, jika karena dia seorang pelacur dan ia mengidap penyakit AIDS . . . . itu yang menjadi concern saya.

Seorang baby sitter hendaknya tidak hanya memiliki keterampilan menjadi seorang baby sitter, tapi juga memiliki akhlak dan perilaku yang baik sehingga anak yang diasuhnya pun bisa tumbuh menjadi anak yang baik; tidak hanya sekedar terawat.

5 comments:

  1. LPK BUNDA EVA ...JLN CENDRAWASIH RAYA RT 004/RW 06 NO:53 KEL CENGKARENG BARAT JAKBAR 11730 NO TELP;O21 54361461-021 92067026-085782112076

    ReplyDelete
  2. Tidak rekomen yay fitria Depok, suster yg sy ambil blm ada 5 jam kerja sdh minta pulang dg alasan tidak kerasan! Mnrt saya apabila babysitter smp berani minta pulang dlm wkt krg dr 24 jam( dg alasan apapun kec majikannya jahat ya ), menandakan yay krg disiplin dlm mengajarkan etika kerja pd bs nya.

    ReplyDelete
  3. LPK Ibunda juga biasa aja kok.
    Saya dapat baby sitter yg kejar Paket C, jadilah..itu baby sitter banyak OFF nya karen harus ujian , ini dan itu. Tapi tetap menuntut uang cuti nya. Setiap dia ujian atau harus ke yayasan untuk belajar, saya harus menghandle kerjaan dia. Dan itu terjadi selama 1 tahun. sampai urusan sekolah dia selesai.

    Masalahnya, saya harus kerja, jadilan abil infal yg harganya mahal banget dari yayasan itu juga.

    Intinya, Baby sitter nya standard , biasa biasa aja.
    Walaupun waktu awal awal terlihat profesional atau bagaimana lah , 3 bulan kebelakang barulah terlihat aslinya. walaupun katanya mereka sempat harus magang di Rumah sakit, tetap saja harus kita training awal lagi.

    Semua itu tergantung juga , keberuntungan kita dapat baby sitter yang karakter nya seperti apa ?
    Kalo memang gak baik, yaa..gak baik aja .

    ReplyDelete
  4. Dear Moms, sebagai info dan agar tidak mengalami lagi hal seperti saya.
    Saya barusan mengeluarkan Baby Sitter untuk anak balita yang kurang ajar. Saya ambil dari Yayasan Purna Karya yang beralamat di Babakan Sari III No. 16, Bandung.

    Nama Baby Sitter : Yuli Wahiddatun Khasanah
    Asal : Gombong, Jawa Tengah
    Umur : 19 thn
    Fisik : kurus, kecil, rambut lurus panjang

    Alasan saya keluarkan :
    1. Tidak bisa mengurus anak.
    2. Anak saya sering dibentak2.
    3. Kasar. Anak saya nangis mengadu pada saya katanya dipukul mbak. Saya tanya pada suster itu, katanya tidak sengaja. Tetapi hal ini terjadi berkali2.
    4. Sering sibuk telpon dan facebook-an dengan teman2 prianya dan membiarkan anak saya bermain sendiri.
    5. Pernah saya baca facebooknya, tulisannya sangat kasar. Mengatai anak saya (maaf) "anak goblok diajarin gak bisa2, tolol, ngerepotin, anak gak tau diuntung, anjing bgt kerja di rumah ini, dsb." wew..
    6. Sering berbohong.
    7. Mulut manis di depan saya, tetapi berkata tidak baik di belakang saya. Setelah dia keluar, saya menemukan buku anak saya yang hilang yang ternyata dijadikan diary pribadi suster itu. Isinya sungguh kasar. Sad.. Padahal selama ini saya selalu bersikap baik padanya.
    Secara keseluruhan sifatnya tidak baik untuk standar baby sitter ataupun karyawan. Daripada membahayakan anak saya, lebih baik cepat2 saya keluarkan. Berhati hatilah.

    ReplyDelete